Puskesmas Rajeg Lakukan Pemantauan Kualitas Udara Dalam Ruangan pada Permukiman Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Sebagai bagian dari upaya perlindungan kesehatan masyarakat akibat dampak kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Puskesmas Rajeg melaksanakan kegiatan survei kualitas udara dalam ruangan (Indoor Air Quality/IAQ) di wilayah permukiman yang terdampak paparan asap. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kondisi kualitas udara di dalam rumah warga sebagai dasar dalam mengidentifikasi potensi risiko gangguan kesehatan akibat pencemaran udara.
Survei dilaksanakan oleh petugas kesehatan lingkungan Puskesmas Rajeg melalui pengukuran parameter kualitas udara dalam ruangan serta observasi terhadap kondisi fisik rumah. Pemeriksaan meliputi penilaian ventilasi, sirkulasi udara, pencahayaan, suhu, kelembapan, serta potensi masuknya asap ke dalam rumah. Selain itu, petugas juga melakukan wawancara singkat dengan penghuni mengenai keluhan kesehatan yang dialami sejak terjadinya kebakaran.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran kondisi lingkungan permukiman terdampak sekaligus mendeteksi faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), iritasi mata, batuk, maupun keluhan pernapasan lainnya akibat paparan asap kebakaran.
Selama pelaksanaan survei, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kualitas udara di dalam rumah, di antaranya dengan meningkatkan sirkulasi udara ketika kondisi udara luar telah membaik, menutup celah masuknya asap saat kualitas udara buruk, menjaga kebersihan rumah dari debu dan partikel, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta segera memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan kesehatan.
Hasil survei kualitas udara dalam ruangan akan menjadi bahan evaluasi dan dasar penyusunan rekomendasi tindak lanjut dalam upaya pengendalian risiko kesehatan lingkungan. Puskesmas Rajeg berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan kesehatan lingkungan secara berkelanjutan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan lintas sektor terkait guna memastikan masyarakat di wilayah terdampak memperoleh perlindungan kesehatan yang optimal selama masa penanganan dampak kebakaran TPA Jatiwaringin.
(Puskesmas Rajeg/Promkes-yi/hm)
Nomor : PR/173-PKMRJG/VII/2026
Berita Lainnya
-
20 Jul 2026
Puskesmas Rajeg Gelar Kelas Ibu Hamil sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Ibu dan Bayi
UPTD Puskesmas Rajeg kembali melaksanakan kegiatan Kelas Ibu Hamil di Desa Rajeg sebagai salah satu ...
-
16 Jul 2026
Puskesmas Rajeg Laksanakan Kegiatan Posyandu Melati 9 di Desa Tanjakan
Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, UPTD Puskesmas Rajeg melaksanakan kegiatan Pos Pelayanan ...
-
11 Jul 2026
Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Masyarakat melalui Kegiatan Posyandu Bina Lestari 6 Desa Lembangsari oleh UPTD Puskesmas Rajeg
UPTD Puskesmas Rajeg melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan melalui Posyandu Bina Lestari 6 Desa Lembangsari sebagai ...
-
11 Jul 2026
Pelaksanaan Kegiatan Posyandu Merak 3 Desa Sukasari dalam Upaya Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
UPTD Puskesmas Rajeg melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan melalui Posyandu Merak 3 Desa Sukasari sebagai upaya ...
-
04 Jul 2026
Puskesmas Rajeg Tingkatkan Upaya Pencegahan Dampak Asap melalui Pembagian Masker di Wilayah Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Sebagai bentuk upaya perlindungan kesehatan masyarakat akibat dampak kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, ...